Pemkab Manggarai Barat Tegaskan Komitmen Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Strategi Diselaraskan dengan Perubahan RPJMD

Pemkab Manggarai Barat Tegaskan Komitmen Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Strategi Diselaraskan dengan Perubahan RPJMD
Pemkab Manggarai Barat Tegaskan Komitmen Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Strategi Diselaraskan dengan Perubahan RPJMD

Mataram – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan nilai tambah produk lokal, pemerataan pembangunan wilayah, serta penyelarasan kebijakan pembangunan dengan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Komitmen tersebut disampaikan dalam paparan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani, pada Rapat Penguatan Layanan Dasar di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Menuju 8 Persen, yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2026 di Lombok Raya Hotel, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bersama Program SKALA tersebut menjadi forum koordinasi bagi pemerintah daerah di wilayah Bali dan Nusa Tenggara untuk memperkuat strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam paparannya yang bertajuk Strategi Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2026–2027, Kepala Bappeda menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi. Upaya tersebut akan dilakukan melalui penguatan kebijakan dan program prioritas, dengan tetap memperhatikan potensi daerah, kebutuhan masyarakat, serta arah pembangunan jangka menengah.

Penyelarasan strategi pertumbuhan ekonomi dengan perubahan RPJMD menjadi salah satu langkah penting agar target, program, dan intervensi pembangunan daerah semakin terarah, terukur, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Perkuat Sektor Unggulan dan Perluas Manfaat Pertumbuhan

Berdasarkan bahan paparan, perekonomian Kabupaten Manggarai Barat pada 2025 tumbuh sebesar 5,82 persen. Pada triwulan II 2026, angka pertumbuhan tercatat sebesar 6,07 persen. Angka ini menunjukkan tren positif dimana terdapat selisih sebesar 0,72 yang melebihi angka target. Kondisi ini menjadi salah satu pijakan untuk merumuskan strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertanian masih menjadi kontributor terbesar dengan distribusi sekitar 37 persen. Sektor konstruksi, perdagangan, serta administrasi pemerintahan juga menjadi bagian penting dalam struktur perekonomian daerah. Oleh karena itu, strategi pembangunan ekonomi diarahkan pada penguatan keterkaitan antarsektor, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif; pertanian, kehutanan, dan perikanan; serta industri pengolahan, perdagangan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Layanan Dasar

Selain pengembangan sektor unggulan, strategi pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat juga menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur dan peningkatan konektivitas wilayah.

Kualitas jalan dan jembatan, akses air bersih, sanitasi, serta infrastruktur permukiman menjadi aspek yang perlu terus diperkuat untuk mendukung kegiatan produksi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Pengembangan infrastruktur tersebut perlu diselaraskan dengan potensi ekonomi masing-masing kawasan, termasuk akses dari wilayah produksi menuju pasar, pusat pelayanan, dan kawasan pariwisata.

Di sisi lain, penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengelolaan lingkungan hidup, serta mitigasi risiko bencana juga menjadi bagian dari strategi pembangunan. Seluruh upaya tersebut diarahkan agar pertumbuhan ekonomi berlangsung secara lebih merata, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Langkah Konkret Percepatan Hingga 2027

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah merumuskan sejumlah fokus kebijakan untuk periode Oktober–Desember 2026. Agenda tersebut memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah dan pemanfaatan data ekonomi yang akurat agar kebijakan yang disusun benar-benar menjawab permasalahan serta mengoptimalkan potensi pembangunan.

Melalui komitmen penguatan kebijakan dan penyelarasan dengan perubahan RPJMD, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berupaya membangun fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, serta memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.