Bupati Mabar Tekankan Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi bagi Masyarakat

Bupati Mabar Tekankan Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi bagi Masyarakat
Bupati Mabar Tekankan Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi bagi Masyarakat

Labuan Bajo, Bappeda – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat meluncurkan Aplikasi Lumbung MBG dan Natas Harga sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal dan transparansi informasi harga di daerah. Peluncuran dilakukan dalam rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Tahun 2027 yang dihadiri oleh DPRD, camat, kepala desa, OPD, serta perwakilan NGO/LSM. Kegiatan ini bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat pada hari Kamis (12/02).

Dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mempertanyakan sejauh mana capaian angka pertumbuhan ekonomi telah berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa struktur pertumbuhan saat ini masih didominasi oleh sektor sekunder, khususnya sektor jasa, sehingga diperlukan upaya yang lebih terarah untuk memperkuat sektor primer seperti pertanian dan hortikultura.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada capaian angka makro, melainkan pada bagaimana mendorong petani dan pelaku usaha kecil agar mampu memanfaatkan berbagai program pemerintah, termasuk akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Bupati berharap perangkat daerah terkait, khususnya sektor pertanian, tanaman pangan, perindustrian dan perdagangan, serta UMKM, terus melakukan sosialisasi secara aktif kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa apabila masyarakat tidak memanfaatkan program pemerintah karena ketidaktahuan, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Kalau masyarakat tidak memanfaatkan program karena ketidaktahuan, berarti kita sebagai pemerintah yang gagal,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati menyampaikan bahwa keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis  (MBG) diharapkan mampu menyerap hasil pertanian dan hortikultura lokal, sehingga memberikan dampak langsung bagi petani di Manggarai Barat. Dengan meningkatnya kebutuhan bahan baku, sektor pertanian didorong untuk tetap produktif dan berkelanjutan.

Selain itu, kehadiran aplikasi Natas Harga diharapkan dapat memberikan akses informasi harga yang transparan dan aktual bagi masyarakat, sehingga petani dan pelaku usaha memiliki referensi yang jelas dalam menentukan nilai jual produk mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan penyediaan lahan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih. Para camat diminta melakukan pendataan terhadap lahan milik pemerintah yang berpotensi dimanfaatkan guna mendukung keberadaan koperasi di masing-masing wilayah.

Melalui inovasi digital, penguatan rantai pasok lokal, serta sinergi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada sektor jasa, tetapi juga memperkuat sektor produktif masyarakat. Dengan demikian, pembangunan ekonomi daerah diharapkan semakin inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.