Bappeda Mabar — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program Urban Futures. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Update Kegiatan Urban Future yang berlangsung di Hotel Sylvia Labuan Bajo, Senin (27/4). Kegiatan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan.
Kepala Bappeda Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD atas keterlibatan aktif dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program ke depan, mengingat potensi masuknya berbagai inisiatif baru dari pihak lain. “Target-target yang telah ditetapkan perlu terus dijaga dan ditindaklanjuti melalui program yang relevan dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh OPD dapat memberikan dukungan maksimal, terutama terhadap kegiatan yang belum terlaksana. Ia juga menginformasikan bahwa pada 29 April mendatang akan dilaksanakan pameran sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat atas capaian program yang telah dilakukan.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat sejauh mana capaian kita serta menilai kontribusi masing-masing pihak. Kolaborasi menjadi kunci utama, sekaligus dapat menjadi bagian dari strategi exit plan,” tambahnya.
Sementara itu, Regional Coordinator Urban Futures Indonesia, Laily Himayati, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan koordinasi yang telah terjalin sejak awal kerja sama pada tahun 2023. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, OPD, dan mitra dapat terus terjaga hingga akhir program pada tahun 2027.
Dalam sesi presentasi, konsorsium yang terlibat memaparkan berbagai capaian program. Konsorsium Pangan Bernas, misalnya, telah menyusun nasah akademik, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), serta Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) sebagai bagian dari penguatan kebijakan. Selain itu, mereka juga memfasilitasi generasi muda dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Di sisi lain, SADARSAMA menyoroti fokus program mereka pada pemberdayaan pemuda, khususnya penyandang disabilitas, melalui inisiatif seperti Health Heroes dan Kompetisi Ide Orang Muda.
Setelah pemaparan dari konsorsium, kegiatan dilanjutkan dengan penegasan peran OPD dalam kegiatan Pasar Kreasi Pangan yang akan dilaksanakan pada 29 April mendatang di Lapangan Parkir Kampung Ujung.
Kegiatan ini menjadi wadah refleksi bersama atas capaian program sekaligus memperkuat komitmen kolaboratif dalam mendorong transformasi sistem pangan yang inklusif dan berkelanjutan di Manggarai Barat. Sebagai penutup, Kepala Bappeda menyampaikan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama semua pihak. “Kita terus bergandengan tangan, bekerja sama, dan bersinergi untuk menyelesaikan pekerjaan.”




