Bupati Endi Tekankan Perencanaan Berbasis Data dalam FKP Ranwal RKPD 2027

Bupati Endi Tekankan Perencanaan Berbasis Data dalam FKP Ranwal RKPD 2027
Bupati Endi Tekankan Perencanaan Berbasis Data dalam FKP Ranwal RKPD 2027

Labuan Bajo, Bappeda – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat pada hari Kamis (12/02). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur DPRD, para camat, kepala desa, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan NGO/LSM sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyempurnakan arah kebijakan pembangunan daerah.

Forum ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD yang berpedoman pada RPJMD Kabupaten, RKP Nasional, RKPD Provinsi, serta Program Strategis Nasional sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, yang dalam arahannya menegaskan bahwa forum konsultasi publik harus menjadi ruang dialog yang bermartabat dan menghasilkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita jadikan forum ini sebagai forum yang bermartabat. Bagaimana wujud nyata kehadiran negara dan pemerintah dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat di kabupaten ini,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Bappeda dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memastikan seluruh proses perencanaan pembangunan didasarkan pada data yang valid, akurat, dan mutakhir. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila setiap kebijakan dirumuskan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Sinergi antara perencana dan penyedia data menjadi fondasi utama agar program dan kegiatan yang disusun benar-benar tepat sasaran serta menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Evaluasi Makro dan Arah Transformasi Pembangunan 2027

Dalam pemaparan materi, Kepala Bappeda Kabupaten Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, menjelaskan bahwa Ranwal RKPD Tahun 2027 mengusung tema “Peningkatan Akselerasi Pembangunan”. Tema ini disusun berdasarkan hasil evaluasi indikator makro pembangunan tahun 2025 yang mencakup perkembangan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, PDRB dan PDRB per kapita, tingkat kemiskinan, serta capaian indikator kinerja utama daerah.

Disampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meningkat belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan kesejahteraan apabila tidak diikuti pemerataan pendapatan dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, akselerasi pembangunan tahun 2027 diarahkan tidak hanya pada peningkatan angka pertumbuhan, tetapi pada pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Petrus juga menegaskan pentingnya pergeseran pendekatan perencanaan dari pola yang cenderung reaktif terhadap persoalan jangka pendek menuju perencanaan yang visioner dan transformatif. Perencanaan harus mampu mengantisipasi tantangan jangka panjang, termasuk dinamika ekonomi, perubahan iklim, serta transformasi digital, sehingga daerah lebih adaptif dan siap menghadapi perubahan.

Arah transformasi pembangunan tersebut tercermin dalam penguatan sektor pariwisata sebagai destinasi unggulan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan melalui hilirisasi dan peningkatan produksi, dukungan terhadap ekonomi kreatif dan UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, penguatan ketahanan lingkungan hidup, mitigasi bencana, serta percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan menuju sistem pemerintahan terintegrasi berbasis satu data menjadi bagian penting dari strategi pembangunan 2027.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik yang berlangsung interaktif. Para peserta forum menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta usulan kepada Bappeda dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terkait prioritas pembangunan, penguatan ekonomi lokal, serta optimalisasi program-program strategis daerah.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perencanaan yang terarah, terukur, dan berbasis data sebagai fondasi akselerasi pembangunan yang berkelanjutan. Dengan sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan data yang kuat, Manggarai Barat diarahkan untuk semakin maju, tangguh, unggul dan populer  di masa depan.